Denpasar | DataNews. - Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK merupakan sarana meningkatkan prestasi siswa melalui pemilihan siswa terbaik pada bidangnya. LKS juga merupakan sarana dalam mempromosikan potensi yang dimiliki lulusan SMK sebagai tenaga terlatih yang siap kerja. Seperti halnya SMKN 4 Denpasar yang telah berhasil menyabet gelar juara 1 dibidang Coo, Service, Tata Busana dan Bahasa Jepang ditingkat Provinsi Bali beberapa saat yang lalu..
Disela–sela pembicaraan dengan Data News Drs. I Nyoman S.Darmana MM diruang kerjanya, menambahkan Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK merupakan sarana meningkatkan prestasi siswa melalui pemilihan siswa terbaik pada bidangnya.
LKS juga merupakan sarana dalam mempromosikan potensi yang dimiliki lulusan SMK sebagai tenaga terlatih yang siap kerja. Drs. I Nyoman juga berharap, ditahun-tahun mendatang akan terjadi peningkatan jumlah siswa SMK dibanding siswa SMA.
Guna mencapai hal itu perlu adanya berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam membekali peserta didik dengan seperangkat pengetahuan dan kompetensi teknis, serta mengarahkan peserta didik untuk memiliki kemampuan – kemampuan generic yang harus dikuasai oleh setiap lulusan satuan pendidikan.
Sejumlah kemampuan yang secara umum sangat penting untuk dikuasai oleh lulusan pendidikan dan sekaligus harus menjadi karakter manusia terdidik antara lain : kemampuan berkomunikasi, berfikir kritis, memecahkan masalah, berinteraksi dalam kelompok, pemahaman global, maupun memanfaatkan teknologi informasi dimana para siswa mampu memahami cara menggunakan dan membuat aneka pilihan mengenai teknologi informasi dan informasi yang ada. Ajang kompetensi yang mengusung Tema
“Melalui Lomba Kompetensi Siswa SMK Kita Wujudkan Insan Cerdas, Kreatif, Mandiri Dan Berkarakter“ ini, SMKN 4 sebagai salah satu wakil dalam LKS SMK Tingkat Nasional Tahun 2011 yang akan mewakili Provinsi Bali dalam lomba serupa di Tingkat Nasional.
Peserta lomba berjumlah 361 orang dari SMK Kabupaten/Kota se-Bali, sebanyak 46 bidang yang diperlombakan dimana 13 bidang lomba berstandar World Skill Competition (WSC) dan 33 bidang lomba berstandar nasional, dan terbagi 6 kelompok yaitu Kelompok Teknologi, Pariwisata, Bisnis Manajemen, Seni dan Kerajinan, KIR dan Bahasa, dan Budidaya dan Pertanian.(Tut’Ar/Sur)