Rabu, 08 September 2010

SISWI SLTA MENINGAL DI KAMARNYA
DIDUGA PELAKU PACARNYA
Malang , Data News –  Menjalin hubungan bercinta, biasanya penuh romantika dan dunia terasa milik berdua, namun hubungan sejoli di Malang ini mungkin beda. Siwanita meninggal dunia diduga kekasih penyebabnya.
    ES (18) warga Desa Blayu Kecamatan Wajak seorang siswi SMAN di kecamatan Turen, 4/08 lalu diketemukan dikamarnya sudah keadaan meninggal dunia. Waras Siswono (40) orang tua ES kali pertama yang mengetahui kalau ES telah meninggal dunia.
    Menurut informasi, ES diketemukan telah meninggal di tempat tidur didalam kamar dalam posisi seperti orang tertidur lelap. Setelah diketahui telah meninggal, ditemukan banyak luka memar, termasuk luka bekas gores di betis kanannya seperti sayatan benda tajam.
Sedang kelopak mata ES terdapat luka lebam dan darahnya menggumpal. Petugas belum memastikan penyebabnya, dan petugas setelah memperhatikan luka lebam itu ada kemungkinan akibat penganiayaan.
Korban menurut info yang diperoleh tinggal bertiga dengan ayah dan adiknya yang masih berusia delapan tahun. Sedang ibunya berada di Hongkong menjadi TKW. Meninggalnya ES
Dalam kondisi luka, membuat keluarganya curiga karena pagi itu ES terlihat sehat dan pergi ke sekolah.
Namun, menurut keluargaKasin (45) Paman ES, mengatakan bahwa dua hari sebelumnya (2-3/8) ES tak ke sekolah karena sakit. Rabu pagi dia ke sekolah sekalian menyerahkan surat sakit.
       AKP Hartoyo SH SIk, Kasat Reskrim Polres Malang mengatakan bahwa akibat meninggalnya ES, IC (pacar ES) warga Desa Suwaru, Pagelaran ini dibawa ke Mapolres Malang untuk mintai keterangan terkait dengan luka di tubuh ES. Teentang apakah IC pelaku, asih dalam penyelidikan.
Di Ponsel ES, tertapat data pemiriman SMS yang intinya ES mengeluh sering dihajar IC, sehingga ia menolak berpacaran lagi. Diduga penolakan itulah yang memicu aksi kekerasan oleh IC. Bahkan, kalau Ic sedang emosi, korban tak hanya dipukul, namun pernah diseret dan ditendang. Diduga, luka di betisnya itu akibat ditendang dan diseret.
Sedang luka lebam di kelopak matanya hingga darahnya menggumpal itu diperkirakan akibat dibogem mentah. “Itu luka agak lama. Namun, untuk membuktikan semua itu, kami menunggu hasil visum dan autopsi,” ungkap AKP Hartoyo SH Sik (ONY)

  © MEDIA DATA NEWS Online Redaksi: Jl.Suratan IV no 10 Mokokerto 61321 . Menyuarakan Aspirasi Rakyat

Ke : HALAMAN UTAMA