Tulungagung | Datanews - Dalam meningkatkan keimanan dan pendekatan diri pada Tuhan Yang Maha Esa, sesuai perintah Kapolda, Polsek Ngunut melaksanakan belajar bersama membaca Alqur’an disertai Iqro. Setiap hari kamis setelah apel pagi dilanjutkan dengan sholat dhuha kemudian belajar bersama di musola yang berada di halaman Polsek Ngunut. Anggota Polsek Ngunut di wajibkan ikut belajar bersama kecuali yang sedang bertugas.
Mustamar dan Zaini murtadlo dari Pondok Pesantren Hidayatul Mutadi’ien (PPHM) sebagai pengajar para personel dengan sabar dan telaten memberikan bimbingan. Walaupun ada yang terbata-bata mebacanya tulisan yang ada pada papan tulis yang sudah tertulis huruf arab, semangat mereka luar biasa walau ada sedikit usil dari rekan sesama, hal ini bertujuan untuk mengurangi rasa tegang.
Sudah satu bulan ini Polsek Ngunut melaksanakan kegitan rutin tiap hari Kamis pagi karena sebelumnya ada kegiatan rutin yasinan. Nampaknya sebagian anggota banyak yang lancar membaca huruf-huruf arab yang dituilis di papan.
Dengan membaca secara bergilir kemudian bersama-sama, menunjukkan kekompakan dan kekeluargaan. Dalam satu bulan anggota dimintai iuran sebesar Rp 5.000,- dari 60 personel, dan ada tambahan lagi dari Kapolsek untuk guru pembimbing. Inilah bukti bahwa Polisi juga manusia biasa yang punya kekurangan dan kelebihan.
Dari belajar membaca Alquran, jiwa Polisi mempunyai kepribadian yang baik. Kompol Priyono selaku Kapolsek Ngunut menuturkan bahwa setelah adanya perintah dari Kapolda, kami harus melaksanakan bersama dan wajib diikuti oleh anggota baik yang sudah lancar membaca Qur’an maupun belum bisa, karena kami di sini sama-sama belajar mulai dari iqro pertama dan seterusnya sampai benar-benar bisa dan lancar. (my/indh)